Operasi gabungan antara Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Brimob Polda Metro Jaya di Kampung Bahari, Tanjung Priok pada Rabu (5/11/2025) menjadi sorotan. Dalam operasi tersebut, 125 personel bersenjata lengkap berdiri siaga menghadapi situasi tegang di kawasan yang dikenal sebagai kampung rawan narkoba.
Kos-kosan berwarna orange dan lapak di tepi rel menjadi sasaran utama pasukan gabungan karena diduga sebagai pusat transaksi sabu di area padat tersebut. Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN RI, Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan mengungkapkan bahwa operasi ini dilakukan atas perintah dari Kepala BNN RI dan Kabareskrim untuk menyasar titik-titik rawan narkoba di wilayah tersebut.
Meskipun mengalami perlawanan dari sekelompok orang yang melemparkan batu, kembang api, dan bahkan menyerang dengan samurai, petugas berhasil mengendalikan situasi tanpa korban luka. Pengepungan dilakukan terhadap dua titik yang diduga sebagai markas pengedar dan 18 orang berhasil diamankan. Sabu seberat 100 gram lebih, ekstasi bergambar Transformer dan LV, alat hisap, timbangan digital, serta perlengkapan lainnya berhasil disita dari operasi tersebut.

