Puncak arus balik menuju wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) dalam rangka libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) diprediksi akan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026 oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Prediksi tersebut mengindikasikan berakhirnya masa libur panjang dan dampaknya terhadap kembalinya kegiatan normal masyarakat. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, telah menyiagakan langkah-langkah antisipatif untuk menghadapi lonjakan volume kendaraan selama puncak arus balik. Koordinasi intensif dilakukan dengan Kepolisian untuk mendukung rencana rekayasa lalu lintas yang diperlukan.
Pada periode Kamis, 1 Januari hingga Sabtu, 3 Januari 2026, tercatat 324.208 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek menurut data Jasa Marga. Rivan menjelaskan bahwa jumlah kendaraan yang kembali ke Jakarta menunjukkan peningkatan yang signifikan, mencapai 16,24% lebih tinggi dari lalu lintas normal. Selama 16 hari masa libur Nataru, yaitu 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, sebanyak 2.638.186 kendaraan telah meninggalkan Jabotabek setara dengan 90,5% dari total proyeksi.
Rivan mengimbau pengguna jalan untuk mengatur jadwal perjalanan dengan cermat, memanfaatkan waktu di luar jam-jam sibuk, dan memastikan kesiapan fisik serta kendaraan dalam kondisi prima. Beliau juga menyarankan untuk beristirahat secukupnya di rest area dan memastikan ketersediaan BBM serta saldo kartu uang elektronik sebelum memasuki gerbang tol. Situasi puncak arus balik diharapkan dapat diantisipasi dengan baik agar perjalanan kembali ke wilayah Jabotabek berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti.


