HomeBeritaGubernur Jakarta Pramono Anung Buka Suara Tentang Penolakan Krematorium Kalideres

Gubernur Jakarta Pramono Anung Buka Suara Tentang Penolakan Krematorium Kalideres

Ratusan warga RW 19 Kompleks Citra 2, Kelurahan Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, telah melakukan aksi protes terhadap proyek pembangunan rumah abu dan krematorium di daerah mereka yang padat penduduk. Menurut Tokoh Masyarakat setempat, Kuku Muliyanto, tidak ada dari 2.000 KK yang pernah terlibat dalam sosialisasi rencana pembangunan tersebut. Proyek ini mulai berjalan tanpa papan informasi izin bangunan yang jelas dari pihak yang bertanggung jawabnya.

Kuku mengungkapkan bahwa warga merasa diabaikan karena tidak ada diskusi atau pemberitahuan dari instansi terkait sebelum proyek dimulai. Beberapa alasan penolakan dari warga termasuk keprihatinan atas lokasi bangunan yang dianggap berisiko, karena berdekatan dengan Sekolah Dian Harapan, SPBU, dan pemukiman warga padat.

Proximity krematorium dengan fasilitas umum seperti SPBU dan sekolah, serta pemukiman warga menuai kekhawatiran dari masyarakat setempat. Kuku menjelaskan bahwa lokasi yang dipilih sangat tidak tepat, dengan jarak yang terlalu dekat antara krematorium dan fasilitas sehari-hari warga. Protes warga terhadap proyek ini menyoroti kebutuhan akan komunikasi yang lebih transparan dan partisipatif dalam setiap pembangunan di lingkungan tersebut.

Source link

Harus Dibaca