:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509793/original/052295900_1771757892-image_2026-01-14_164542728__1_.jpg)
Liputan6.com, Jakarta – Operasi urologi dengan teknologi robotik da Vinci menjadi salah satu inovasi di dunia medis yang memungkinkan tindakan bedah dilakukan dengan lebih presisi dan minim sayatan. Dibandingkan metode operasi konvensional, teknologi robotik bisa membantu mengurangi nyeri pascaoperasi serta mempercepat proses pemulihan.
Di dunia medis, pemanfaatan teknologi robotik da Vinci bisa dilakukan pada kasus urologi yang kompleks seperti operasi prostat, ginjal, hingga penanganan batu ginjal.
Lewat bantuan teknologi alat kesehatan ini, dokter bisa melakukan operasi dengan lebih stabil dan akurat.
Pemanfaatan teknologi tersebut kini mulai diadopsi dalam layanan kesehatan di Indonesia. Salah satunya melalui kehadiran SURE (Summit Robotic & Endourology Institute), pusat layanan urologi berbasis bedah robotik di Eka Hospital MT Haryono yang mengintegrasikan keahlian dokter spesialis dengan teknologi operasi modern.
“Peluncuran Summit Robotic & Endourology Institute merupakan bagian dari visi kami untuk menghadirkan layanan kesehatan berteknologi tinggi yang setara dengan standar global,” kata Hospital Director Eka Hospital MT Haryono, dokter Sheirly Novan Indra, MARS dalam keterangan tertulis.


