Vidio bersikap tegas dalam menjaga legalitas konten yang ditayangkan, dengan SVP of Licensing & Sports, Dhini W. Prayogo, menegaskan komitmennya untuk tidak melanggar hukum. Kolaborasi Vidio dengan berbagai pihak seperti produser, pemilik IP, studio, dan federasi olahraga telah menghasilkan tayangan eksklusif. Tim antipembajakan Vidio bekerja 24 jam untuk memastikan siaran live terlindungi dari aktivitas pembajakan. Dhini menyoroti dampak kerugian yang mungkin timbul akibat pembajakan, lebih besar dari nilai denda yang dapat diterapkan.
Dalam kasus pelanggaran yang merugikan, Vidio tidak akan ragu untuk mengambil langkah hukum yang diperlukan. Pihak Vidio dan Byon Combat Showbiz mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Metro Jaya dan Direktorat Siber Polda Metro Jaya atas penanganan kasus tersebut. Yoshua Marcellos Muliardo, Pemilik Byon Combat Showbiz, dengan tegas menolak pembajakan dan menekankan pentingnya sikap zero tolerance terhadap aktivitas ilegal tersebut.
Menurut Yoshua, toleransi terhadap pembajakan dapat merusak industri yang sedang berkembang. Dia menegaskan bahwa tidak akan memberikan toleransi apapun jika kasus serupa terulang. Sikap tegas ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku pembajakan dan mendorong keberlangsungan industri secara adil. Tindakan keras terhadap pembajakan diharapkan dapat memperkuat industri dan mencegah kerugian yang lebih besar di masa depan.


