Arus balik Lebaran 2026 melalui Kota Semarang dipadati kendaraan yang didominasi pelat Jakarta di jalur tol Kalikangkung. Setelah one way nasional dihentikan, tol Semarang diberlakukan one way lokal atas diskresi Kepolisian pada Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C hingga Jalan Tol Batang–Semarang untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan saat arus balik Idulfitri 1447H/2026. Rekayasa lalu lintas one way lokal diberlakukan dari KM 429 Simpang Susun (SS) Jangli Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung Ruas Jalan Tol Batang–Semarang. Namun, seiring dengan kondisi lalu lintas yang mulai terkendali, rekayasa lalu lintas berupa one way lokal diberlakukan dari KM 425+800 Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung Jalan Tol Batang–Semarang. Hal ini dilakukan untuk memperlancar arus kendaraan menuju arah Jakarta.
PT Jasamarga Transjawa Tol mendukung penyesuaian rekayasa lalu lintas tersebut serta memberikan pengaturan di lapangan. Kendaraan yang melaju dengan arah sebaliknya terpaksa keluar tol dan memadati jalan protokol di Kota Semarang. Meskipun terjadi peningkatan arus kendaraan di beberapa simpang utama kota, kondisi lalu lintas masih dapat dikendalikan melalui rekayasa lalu lintas dan pengaturan petugas di lapangan. Selain itu, Pemkot Semarang bersama jajaran Satlantas Polrestabes telah mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di titik-titik pusat oleh-oleh maupun destinasi wisata yang sering menjadi tempat tujuan para pemudik.
Posko Angkutan Lebaran Kota Semarang akan terus memantau arus lalu lintas dan pergerakan pemudik hingga masa arus balik selesai, guna memastikan mobilitas masyarakat berlangsung aman dan tertib. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengucapkan terima kasasih kepada semua pihak yang terlibat secara langsung di lapangan, termasuk Satlantas Polrestabes Semarang, Dishub, dan masyarakat yang bersinergi dalam melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas.


