Mempercepat Solusi Pasca Kecelakaan Kereta di Bekasi, AHY Ungkap Beberapa Tindakan yang Harus Dilakukan
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan gambaran mengenai sejumlah langkah yang harus segera diambil setelah kecelakaan Kereta Api (KA) di Bekasi Timur. Setelah menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka Jakarta, AHY bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dan CEO Danantara Rosan Roeslani, menyampaikan perkembangan dan solusi yang telah dilakukan pasca insiden tersebut.
Langkah Taktis yang Diusulkan
Dalam keterangannya kepada awak media setelah pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, AHY menegaskan pentingnya segera mengambil tindakan konkret. Salah satu di antaranya adalah pemasangan palang pintu, flyover, dan underpass di 76 perlintasan sebidang di Jawa dan Sumatra. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan di masa yang akan datang.
“Setelah kita identifikasi, maka ada kurang lebih 76 perlintasan sebidang yang ada di wilayah Jawa dan juga sebagian Sumatra, yang itu memang butuh segera dilakukan pembangunan, apakah itu palang pintu kereta maupun flyover atau underpass,” ungkap AHY.
Penutupan Titik Rawan dan Modernisasi Sistem
Selain itu, AHY juga menekankan perlunya menutup titik-titik rawan di sepanjang jalur kereta api. Hal ini sebagai langkah preventif untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan yang serupa dengan yang terjadi di Bekasi Timur. Tak hanya itu, modernisasi sistem persinyalan dan kereta api juga menjadi fokus perbaikan yang terus diupayakan.


