HomeBeritaGus Fawait Pastikan Revitalisasi Pasar Tanjung Tanpa Penggusuran

Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Pasar Tanjung Tanpa Penggusuran

Peninjauan revitalisasi Pasar Tanjung di Jember dilakukan Gus Fawait pada waktu di luar jam sibuk. Pilihan waktu tersebut memungkinkan dia berdialog langsung dengan para pedagang tanpa pengaturan protokoler yang dianggap dapat memengaruhi suasana pertemuan.

Melalui kunjungan itu, Gus Fawait berupaya menyerap aspirasi para pelaku usaha dari kondisi lapangan secara langsung. Pedagang dapat menyampaikan pandangan dan kebutuhan mereka dalam suasana yang lebih terbuka, ketika aktivitas pasar tidak berada pada puncak keramaian.

Program sosial menyasar lingkungan pasar

Revitalisasi pasar tidak hanya berkaitan dengan penyediaan atau perbaikan fasilitas untuk menunjang kegiatan perdagangan. Sejumlah program sosial juga diarahkan ke lingkungan pasar, termasuk pembangunan musala bagi pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Selain pembangunan tempat ibadah, pemerintah menyalurkan dukungan melalui penjaminan BPJS Kesehatan gratis dengan skema Universal Health Coverage (UHC). Program ini menjadi bagian dari layanan sosial yang diberikan kepada lingkungan pasar, bersamaan dengan perhatian terhadap akses pendidikan bagi keluarga pedagang.

Dukungan di bidang pendidikan diwujudkan melalui beasiswa untuk anak-anak pedagang. Dengan demikian, program yang disalurkan tidak hanya menyentuh kebutuhan aktivitas ekonomi di pasar, tetapi juga mencakup aspek kesehatan, ibadah, dan pendidikan keluarga pedagang.

Penyaluran berbagai program tersebut menempatkan pasar sebagai ruang yang tidak semata-mata berfungsi untuk transaksi jual beli. Lingkungan pasar juga menjadi sasaran fasilitas dan layanan sosial yang diperuntukkan bagi warga yang menggantungkan aktivitasnya di kawasan itu.

Pedagang diajak menjaga fasilitas

Dalam kunjungan tersebut, komunikasi langsung dengan pedagang menjadi bagian penting dari proses peninjauan. Gus Fawait sengaja menghindari waktu ramai agar percakapan dapat berlangsung lebih leluasa dan aspirasi yang diterima berasal dari pengalaman pelaku usaha di lapangan.

Pendekatan itu diambil untuk memperoleh masukan tanpa rekayasa protokoler. Informasi dari pedagang diharapkan dapat menggambarkan kebutuhan mereka secara langsung dalam kaitannya dengan keberadaan fasilitas dan program yang disediakan di Pasar Tanjung.

Menutup kunjungannya, Gus Fawait mengajak para pedagang serta masyarakat pasar menjaga fasilitas yang telah disediakan pemerintah. Ajakan tersebut disampaikan agar sarana yang ada tetap dapat digunakan dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga di kawasan pasar.

Source link

Harus Dibaca