Pembangunan terowongan kereta api telah mengubah cara manusia menghadapi hambatan geografis dalam membangun jalur transportasi. Pegunungan, laut, dan lapisan tanah yang dalam tidak lagi selalu menjadi batas bagi konektivitas antarkawasan. Dengan dukungan teknologi serta rekayasa sipil mutakhir, jalur kereta kini dapat dibangun melewati medan yang sebelumnya sulit ditembus.
Infrastruktur tersebut bukan sekadar ruang bagi kereta untuk melintas. Terowongan kereta api juga menjadi bagian penting dari sistem transportasi modern karena membantu mempercepat perjalanan, menghubungkan wilayah yang dipisahkan kondisi alam, dan mendukung kelancaran distribusi barang. Ketika jalur harus menembus pegunungan atau berada di bawah dasar laut, pembangunan terowongan menjadi salah satu solusi untuk menjaga koneksi antarwilayah tetap berjalan.
Menembus pegunungan hingga bawah laut
Skala pembangunan terowongan kereta api modern terlihat dari panjang lintasannya. Sejumlah terowongan membentang hingga puluhan kilometer, menembus kawasan pegunungan, atau dibangun jauh di bawah dasar laut. Panjang tersebut mencerminkan besarnya tantangan teknis yang harus diatasi dalam proses pembangunan sekaligus kebutuhan untuk menyediakan jalur transportasi yang lebih efisien.
Terowongan-terowongan berukuran raksasa itu tersebar di sejumlah negara. Swiss, Jepang, China, Korea Selatan, serta beberapa negara Eropa tercatat memiliki terowongan kereta dengan panjang luar biasa. Seluruhnya masih beroperasi penuh, sehingga fasilitas tersebut tidak hanya menjadi pencapaian konstruksi, tetapi juga berfungsi sebagai bagian aktif dari jaringan perkeretaapian.
Keberadaan terowongan panjang memungkinkan jalur kereta menghindari hambatan alam yang dapat memperpanjang rute di permukaan. Dalam konteks konektivitas, jalur bawah tanah atau jalur yang menembus pegunungan dapat memangkas waktu perjalanan dan membuat pergerakan penumpang maupun barang berlangsung lebih lancar. Peran itu menjadikan terowongan sebagai elemen strategis dalam pengembangan infrastruktur kereta api.
Daftar 10 terowongan terpanjang yang masih beroperasi
Berdasarkan ulasan Railway Technology, terdapat 10 terowongan kereta api terpanjang di dunia yang saat ini beroperasi penuh. Daftar tersebut mencakup terowongan yang dibangun di berbagai kondisi geografis dan negara, dengan panjang lintasan yang menempatkannya di antara proyek infrastruktur kereta api paling besar.
Gotthard Base Tunnel di Swiss menjadi salah satu nama yang disebut dalam daftar tersebut. Di ujung lainnya, Taihang Tunnel di China juga termasuk dalam jajaran terowongan kereta terpanjang yang masih digunakan. Keduanya menggambarkan bagaimana jalur kereta api modern dirancang untuk melintasi wilayah dengan tantangan alam yang berbeda.
Daftar itu memperlihatkan bahwa kemajuan teknologi konstruksi telah memperluas kemungkinan pembangunan jaringan kereta api. Dari pegunungan hingga kawasan di bawah laut, terowongan menjadi sarana untuk mempertahankan konektivitas sekaligus mendukung perjalanan dan distribusi barang di berbagai wilayah.


