HomeBeritaHarga Beras dan Minyak Goreng Turun hingga 60 Persen

Harga Beras dan Minyak Goreng Turun hingga 60 Persen

Partai Amanat Nasional (PAN) meresmikan Gerakan PANsar Murah Nasional bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Program tersebut menawarkan kebutuhan pokok dengan harga 50–60 persen lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Peresmian berlangsung pada malam puncak HUT ke-28 PAN di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat malam, 18 September 2026. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, terutama ketika harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan.

Sembako murah untuk kebutuhan keluarga

Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan mengatakan, komoditas yang disediakan melalui PANsar Murah meliputi beras, minyak goreng, telur, dan gula. Menurut dia, potongan harga tersebut diharapkan dapat memberi ruang lebih besar bagi keluarga untuk memenuhi kebutuhan lain.

“Sembako pokok seperti beras, minyak goreng, telur, dan gula kami sediakan dengan harga 50 sampai 60 persen lebih murah dari harga pasar. Uang yang tersisa dari belanja sembako itu bisa dipakai keluarga untuk kebutuhan lain, seperti biaya sekolah anak, ongkos kerja, atau kesehatan,” ujar Putri, Sabtu (19/9/2026).

Peresmian gerakan ini dilakukan ketika harga sejumlah kebutuhan pokok disebut bergerak naik akibat musim kemarau ekstrem dan gejolak geopolitik. Dampak kenaikan tersebut paling dirasakan oleh pekerja harian, pedagang kecil, dan buruh.

Dalam pelaksanaannya, selisih harga kebutuhan pokok akan dibayarkan oleh PAN. Distribusi dilakukan menggunakan sistem kupon dan registrasi agar penyaluran lebih tepat sasaran. Program tersebut tidak hanya menyasar kota-kota besar, tetapi juga ditujukan untuk menjangkau wilayah kabupaten dan kota.

Diprioritaskan untuk wilayah 3T

Putri menyampaikan, PANsar Murah akan dijalankan di berbagai provinsi secara bertahap dan rutin. Wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T menjadi salah satu sasaran prioritas dalam pelaksanaan program tersebut.

“Ya, tentu yang pertama kita pasti ke daerah yang 3T, tetapi juga seluruhnya nanti kita laksanakan serentak, juga di Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan, NTT, dan lain sebagainya, nanti insya Allah kita muter di seluruh provinsi, rutin,” kata Putri.

PANsar Murah sebelumnya telah berjalan sejak Agustus melalui seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN di Indonesia. Setelah diresmikan sebagai gerakan nasional, program itu akan dilanjutkan dengan cakupan wilayah yang lebih luas.

Libatkan berbagai kelompok masyarakat

Menurut Putri, perayaan HUT ke-28 PAN kali ini juga diwarnai keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Kelompok yang diundang mencakup pengemudi ojek online, tenaga kesehatan, guru pendidikan anak usia dini, pelaku UMKM, nelayan, dan petani.

“Kita juga mengundang Ojol, Nakes, teman-teman Guru Paud, ada UMKM, ada juga nelayan, petani, mudah-mudahan semuanya ikut bergembira termasuk Pak Presiden,” ujarnya.

Putri menegaskan, usia 28 tahun bagi PAN tidak hanya menjadi kesempatan untuk merayakan perjalanan partai. Momentum tersebut, kata dia, digunakan untuk memperkuat kehadiran PAN di tengah masyarakat melalui program nyata.

“28 tahun perjalanan, bagi PAN adalah momen bersyukur, bukan sekadar merayakan usia partai. Rasa syukur itu kami wujudkan dengan terus bekerja dan hadir langsung di tengah masyarakat, karena bagi PAN, cara terbaik merayakan perjalanan panjang ini adalah lewat kerja nyata, bukan hanya seremoni,” katanya.

Source link

Harus Dibaca